Meja Gambar

Design Menggunakan Meja Gambar

Gedung 3D Design

Gambar Ilustrasi

Escalator Gedung 3D Design

Gambar Ilustrasi

Strategis Alami

Gambar ini hanya ilustrasi by 3D Design

Gedung 3D Design

Gambar Ilustrasi

Barge Loader Batu Bara

Barge Loader Batu Bara

Sabtu, 30 Oktober 2010

cursor

Sabtu, 25 September 2010

Material Science

KOMPOSIT 
SIFAT-SIFAT MEKANIK LOGAM 
UNSUR-UNSUR ATOM PENYUSUN PADA LOGAM  
PENGUJIAN BAHAN

Mengenal Uji Tarik dan Sifat-sifat Mekanik Logam 

 

Upload File

Selasa, 20 Juli 2010

Kode Warna









































































































































































































Kode warna yang terpilih :

Get it

Jumat, 16 Juli 2010

Foto Otomotif

Kamis, 15 Juli 2010

CATATAN


JULI
HARI/TGLCATATAN CATATAN CATATAN
SEN/
Juned
SEL/ jaka kelana
RAB/ Ibro
KAM/1 Ibro
JUM/2 Ibro
SAB/3 Ibro
MING/4 Ibro

soal-soal-ujian-akhir-semester(UAS)


Mata Kuliah        :Teknologi Mekanik II
Semester             : II
Hari/Tanggal       : Rabu, 7 Juli 2010
Waktu                  : 13:00-14:15 WIB
Sifat Ujian            : Tutup Buku
Dosen                  : Saifuddin,ST.MT

No. Soal
1. Apa yang dimaksud dengan :
  1. Proses Pembentukan (forming)
  2. Proses Pemesinan 
  3. Proses Pengelasan 
  4. Proses Pemesinan Non Konvensional
2.
  1. Sebutkan Hasil Proses pengelasan yang ideal?
  2. Sebutkan hal-hal yangharus diperhatikan untuk mendapatkan hasil pengelasan dengan kualitas tinggi!
3
  1. Proses gerinda dapat dilakukan dengan berbagai cara sebutkan!
  2.  Dari berbagai jenis mesin gerenda yang ada, secara umum dapat di klasifikasikan menjadi 3 jenis utama, sebutkan!
4Sebutkan proses pengerjaan yang biasa dilakukan pada mesin bubut (gerak potong berupa putaran bendakerja dan gerak makan berupa traslasi pahat)
5Berdasarkan jenis kombinasi dari gerak potong dan gerak makan, proses pemesinan dikelompok menjadi tujuh ( 7 ) proses yang berlainan, sebutkan !








Mata Kuliah        :Mekanika Teknik II
Semester             : II
Hari/Tanggal       : Kamis, 8 Juli 2010
Waktu                  : 13:00-14:15 WIB
Sifat Ujian            : Tutup Buku
Dosen                   : Irwin Syahri Cebro

No. Soal
1.
Diketahui suatu profil, bentuk dan ukuran seperti gambar 1. tentukan koordinat titik berat dan Momen Inersia  terhadap titik berat nya (Ix dan Iy). (smua ukuran dalam mm)


Sebuah poros transmisi dari bahan ST60 dan faktor keamanan V=6 . Kontruksi dan gaya yang berkerja seperti pada Gambar.2.

3Rotor bolang-baling Helikopter berdiameter luar 150 mm dimeter dalam 100 mm, gaya angkat 210 kN, momen puntir 5 kNm, bahan rotor dari ASSAB 70-5 dengan kekuatan maksimum 65 kg/mm2, faktor keamanan di ambil 8 tentukan tegangan kombinasi yang terjadi dan periksa keamanannya.


    jadwal-ujian-akhir-semiester(UAS)



     
    Jadwal Ujian Akhir Semester Politeknik Negeri Lhokseumawe 
    Nama Mahasiswa : Muhammad idrus
    Nim                        : 090303054
    Jurusan                  : Teknik Mesin ( Mechanical Engineering )
    Semester               : II
    Jam SeninSelasa Rabu KamisJum'at SabtuSenin Selasa Rabu  Kamis
    08:00-9:30 Pdk Agama Islam xxMekanika Teknik IIKimia Terapan Libur Isra'mirazBahasa InggrisMatematika Terapan xx
    10:00-11:30 xKomputerxxxLibur Isra'mirazxxGambar Mesin
    13:00-14:30 x x Teknologi Mekanik II x x Libur Isra'miraz Teknologi Bahan I x x Praktek Teknologi Mekanik

    ujian-akhir-semister



    Jadwal Ujian Akhir Semester Politeknik Negeri Lhokseumawe 

    Nama Mahasiswa : Muhammad idrus
    Nim                        : 090303054
    Jurusan                  : Teknik Mesin ( Mechanical Engineering )
    Semester               : II
    Jam SeninSelasa Rabu KamisJum'at SabtuSenin Selasa Rabu  Kamis
    08:00-9:30 Pdk Agama Islam xxMekanika Teknik IIKimia Terapan Libur Isra'mirazBahasa InggrisMatematika Terapan xx
    10:00-11:30 x KomputerxxxLibur Isra'mirazxxGambar Mesin
    13:00-14:30 x x Teknologi Mekanik II x x Libur Isra'miraz Teknologi Bahan I x x Praktek Teknologi Mekanik

    Senin, 12 Juli 2010

    materi-kuliah






    MATERI KULIAH 

























    Sabtu, 10 Juli 2010

    logo

    Senin, 05 Juli 2010

    Teknologi Mekanik

    Dasar – dasar Proses Pemesinan


    Proses permesinan atau machining adalah terminologi umum yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah proses penghilangan material.
    Proses permesinan dibagi menjadi dua yakni :

    1. Traditional Machining : turning, milling, drilling, grinding, dll.
    2. Non-traditional machining: chemical machining, ECM, EDM, EBM, LBM, machining dari material non-metallic.

    Proses machining merupakan proses yang banyak digunakan untuk proses pembentukan produk, hal ini dikarenakan proses permesinan memiliki keunggulan-keunggulan dibanding proses pembentukan lainnya (casting, powder metallurgy,bulk deformation) yaitu:

    1) Keragaman material kerja yang dapat diproses

    • Hampir semua logam dapat dipotong
    • Plastik dan plastik komposit juga dapat dipotong
    • Ceramic sulit untuk dipotong (keras & getas)

    2) Keragaman geometri potong

    • Fitur standar: lubang, slot, step dll
    • Fitur non-standar: tap hole, T slot
    • Keakuratan dimensi
    Toleransi hingga ± 0.025mm
    • Permukaan potong yang baik
    Kekasaran permukaan hingga 0.4 mm
    Jenis- Jenis Proses Permesinan beserta prinsip kerjanya
    Proses permesinan (Diktat Lab Sistem Manufaktur, 2005) merupakan proses manufaktur dimana objek dibentuk dengan cara membuang atau meghilangkan sebagian material dari benda kerjanya. Tujuan digunakan proses permesinan ialah untuk mendapatkan akurasi dibandingkan proses-proses yang lain seperti proses pengecoran, pembentukan dan juga untuk memberikan bentuk bagian dalam dari suatu objek tertentu. Adapun jenis-jenis proses permesinan yang banyak dilakukan adalah:

    1) Proses bubut (turning),

    Proses bubut (turning) merupakan proses produksi yang melibatkan bermacam-macam mesin yang pada prinsipnya adalah pengurangan diameter dari benda kerja. Proses-proses pengerjaan pada mesin bubut secara umum dikelompokkan menjadi dua yaitu: proses pemotongan kasar dan pemotongan halus atau semi halus. Jenis mesin ini bermacam-macam dan merupakan mesin perkakas yang paling banyak digunakan di dunia serta paling banyak menghasilkan berbagai bentuk komponen-komponen sesuai peralatan. Pada mesin ini, gerakan potong dilakukan oleh benda kerja dimana benda ini dijepit dan diputar oleh spindel sedangkan gerak makan dilakukan oleh pahat dengan gerakan lurus. Pahat hanya bergerak pada sumbu XY.

    2) proses menyekrap (shaping dan planing),
    Pada proses permesinan ini hanya dapat memotong menurut garis lurus dengan jenis/tipe pemotongan yang sama dan selalu memotong hanya dalam satu arah, sehingga langkah balik merupakan langkah terbuang (waktu terbuang). Proses menyekrap menggunakan tool yang lebih keras dari benda kerja.

    a) Shaper
    Shaper adalah mesin yang digunakan untuk memproduksi benda yang memilki dimensi relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan planer. Gerak potang pada mesin shaper dilakukan oleh pahat yang melekat pada ram, sedangkan gerak makan dilakukan oleh benda kerja (meja).

    b) Planer
    Planer adalah mesin yang digunakan untuk memproduksi benda yang besar dan berat. Gerak potong dilakukan oleh benda kerja, sedangkan gerak makan dilakukan oleh pahat.


    3) proses pembuatan lubang (drilling),
    Pada mesin Gurdi pahat potong yang digunakan berupa twist drill yang terdiri dari dua atau lebih pahat potong tunggal, sehingga dikelompokkan sebagai pahat bermata potong banyak. Gerakan memotong dan memahat dilakukan oleh pahat.

    4) proses mengefreis (milling),
    Pada proses Freis, prinsip dasar yang digunakan adalah terlepasnya logam (geram) oleh gerakan pahat yang berputar. Mesin ini dapat melakukan pekerjaan seperti memotong, membuat roda gigi, menghaluskan permukaan, dan lain-lain. Prinsip kerja dari proses milling adalah pemotongan benda kerja dengan menggunakan pahat bermata majemuk yang dapat menghasilkan sejumlah geram. Benda kerja diletakkan di meja kerja kemudian, dipasang pahat potong dan disetel kedalaman potongnya. Setelah itu, benda kerja didekatkan ke pahat potong dengan pompa berulir, untuk melakukan gerak memakan sampai dihasilkan benda kerja yang diinginkan.
    5) proses menggerinda (grinding),
    Prinsip kerja dari menggerinda adalah menggosok, menghaluskan dengan gesekan atau mengasah, biasanya proses grinding digunakan untuk proses finishing pada proses pengecoran. Mesin gerinda dibedakan menjadi beberapa macam antara lain:
    • Face Grinding jenis serut (reciprocating table), biasanya digunakan untuk design sindle vertikal, untuk roda gigi, dan untuk pengerjaan permukaan datar.
    • Face Grinding jenis meja kerja putar (rotating table) yang digunakn untuk pengerjaan luar seperti memperbaiki cxetkan dan permukaan panjang.
    • Gerinda silindris ( Cylindrical Grinding ) gerinda ini digunakan untuk mengerinda permukaan silindris, meskipun demikian pekerjaan tirus yang sederhana dapat juga dikerjakan. Gerakan silindris dapat dikelompokkan menurut metode penyangga meja kerja, yaitu gerinda dengan pusat dan gerinda tanpa pusat.





    6) proses menggergaji (sawing), dan
    Mesin gergaji adalah suatu mesin yang sangat sederhana dan banyak digunakan untuk memotong logam atau non logam.

    7) proses memperbesar lubang (boring)
    Proses Broaching pada dasarnya hampir sama dengan proses gergaji, hanya berbeda pada bentuk pahat potongnya. Jika pada mesin gergaji pemakan atau pemotong benda kerja oleh satu sisi pahat, tetapi pada mesin broaching pada keseluruhan dari sisi pahat potong.


    Prinsip Kerja Mesin Milling dan Turning
    Menurut (kalpakjan,2005) proses permesinan yang akan digunakan dalam modul II kali ini, lebih banyak mengenai mesin miling dan mesin turning. Berikut ini merupakan prinsip kerja dari kedua mesin tersebut

    1) Prinsip Kerja Mesin Milling

    Tenaga untuk pemotongan berasal dari energi listrik yang diubah menjadi gerak utama oleh sebuah motor listrik, selanjutnya gerakan utama tersebut akan diteruskan melalui suatu transmisi untuk menghasilkan gerakan putar pada spindel mesin milling.

    Spindel mesin milling adalah bagian dari sistem utama mesin milling yang bertugas untuk memegang dan memutar cutter hingga menghasilkan putaran atau gerakan pemotongan.Gerakan pemotongan pada cutter jika dikenakan pada benda kerja yang telah dicekam maka akan terjadi gesekan/tabrakan sehingga akan menghasilkan pemotongan pada bagian benda kerja, hal ini dapat terjadi karena material penyusun cutter mempunyai kekerasan diatas kekerasan benda kerja.
    2) Prinsip Kerja Mesin Turning
    Menurut (kalpakjan,2005) mesin ini mempunyai gerak utama berputar dan berfungsi sebagai pengubah bentuk dan ukuran benda kerja dengan cara menyayat benda tersebut dengan suatu penyayat. Posisi benda kerja berputar sesuai dengan sumbu mesin dan pahat diam, bergerak ke kanan, ke kiri searah dengan sumbu mesin menyayat benda kerja.

    Mesin bubut mendapatkan dayanya pada kepala tetap melalui sabuk V banyak dari motor yang dipasang dibawah dari pengendali pada ssisi kepala tetap salah satu dari 27 kecepatan, yang diatur dalam kemajuan geometris yang logis, dapat diperoleh. Dilengkapi dengan pencekam dan rem listrik untuk start, menghentikan atau menyentakkan benda kerja.

    Ekor tetap dari pembubut dapat disetel sepanjang bangku untuk menampung panjang stok yang berbeda. Dilengkapi dengan pusat yang dikeraskan, yang dapat digerakkan masuk dan keluar oleh penyetel roda dan dengan ulir pengencang di dasarnya yang digunakan untuk menyetel penyebarisan pusatnya dan pembubutan tirus. Sekrup pengarah terletak agak dibawah dan sejajar terhadap jalur bangku, memanjang dari kepala tetap sedemikian rupa sehingga dapat diputar balik dan dihubungkan atau dilepas dari kereta luncur selama operasi pemotongan. Ulir pengarah hanya untuk pemotongan ulir saja dan harus dipisahkan kalau tidak dipakai untuk mempertahankan ketepatannya. Tepat dibawah ulir pengarah terdapat batang hantaran.

    Rakitan kereta luncur mencakup peletakan majemuk, sadel, pahat dan apron. Karena mendukung dan memandu pahat potong maka harus kaku dan dikonstruksi dengan ketepatan tinggi. Tersedia dua hantaran tangan untuk memandu pada gerakan arah menyilang. Engkol tangan yang atas mengendalikan peletakan majemuk, dank arena peletakannya dilengkapi denga busur derajat penyetel putaran, maka dapat ditempatkan dalam berbagai kedudukan sudut untuk membuat tirus pendek. Roda tangan kedua digunakan untuk menggerakkan kereta luncur disepanjang landasan, biasanya untuk menarik kembali keduduka semula setelah ulir pengarah membawa sepanjang pemotongan. Bagian dari kereta luncur yang menjulur di depan dari pembubut disebut apron. Pada permukaan apron dipasangkan berbagai roda dan tuas kendali.

    Jenis – Jenis Mesin Milling dan Turning
    Mesin miling dan turning, dapat terbagi menjadi beberapa jenis atau macam proses. Jenis-jenis dari proses milling dan turning antaralain dapat dijelaskan sebagai berikut.

    Jenis-jenis Mesin Miling
    Ada 4 tipe dari mesin milling secara umum, yaitu :
    1. Knee and column
    Terdiri atas 2 bagian yaitu vertical spindle dimana benda kerja berputar pada meja horizontal dan horisontal spindel yang kedudukan spindelnya terpasang mendatar pada kepala mesin.
    Spindle Head adalah bagian dari mesin miling yang berfungsi sebagai tempat untuk memasang tool holder (arbor) dan memutar cutter untuk menyayat benda kerja.
    2. Bed type
    Digunakan untuk mengisi kebutuhan pengerjaan benda kerja yang berat dan besar (± 90-900 kg). Bed type memiliki ciri-ciri antaralain tanpa sandle sehingga gerak meja hanya horizontal, spindle carrier dapat digerakkan naik turun, cutter dapat dilepas dan dipasang dengan menyetel spacer.
    3. Planer type
    Memiliki prinsip kerja yaitu pahat potongan tidak diam, berputar dan bermata potong banyak. Digunakan untuk mengerjakan benda kerja yang besar dan berat.
    Special type sendiri terbagi atas 2 macam yaitu climb milling atau down milling
    dengan prinsip kerja yaitu pada permukaan datar, pahat potong bergerak ke bawah menembus material benda kerja, sehingga dimulai dengan pemotongan yang besar dan diakhiri pada ketebalan geram nol. Sedangkan pada suatu pahat vertikal gaya putaran pahat seakan-akan mendorong benda kerja ke arah gerak meja.
    4. Special type
    Jenis-jenis Mesin Turning
    Secara garis besarnya, maka mesin turning dapat diklasifikasikan menjadi 5 macam, yaitu :
    1. Engine Lathe,
    2. Relieving Lathe,
    3. Facing Lathe (Vertikal Boring dan Turning Machines),
    4. Turret Lathe,
    5. Automatic Lathe.

    Masing-masing jenis mesin tersebut mempunyai guna dan tujuan tertentu, misalnya untuk engine lathe, ditujukan untuk mengerjakan pekerjaan yang bersifat produksi kecil (job order), sedangkan untuk produksi yang tinggi memakai automatic lathe. Engine lathe merupakan turning konvensional sedangkan automatic lathe sudah terotomasi.

    download doc.word disini

    judul blog


    judul blog

    Rabu, 30 Juni 2010

    Logo Blogspot

    Sabtu, 26 Juni 2010

    my profile

    My Profile

    Nama                            : Muhammad Idrus
    Tempat Lahir            : Babah Lung
    Tanggal Lahir            : 1 Maret 1988
    Jenis Kelamin            : Laki-Laki
    Hobi                               : Belajar 
    Kampung Halaman  :  Desa Menuang Kinco
                                                 Kec. Pante Ceureumen 
                                                 Aceh Barat , NAD
    Kota Asal                     :  Meulaboh Aceh Barat

     RIWAYAT


    Riwayat                        :  Tahun 2002
                                                  Pada tahun 2002 saya tamat Sekolah Dasar d i SD Negeri Meunuang Kinco                                                  setelahnya saya melanjutkan Sekolah Di SMP Negeri 5 Blang Sapek . Nagan Raya
                                                 Nagan Raya adalah Kabupaten yang baru terbentuk pemekaran dari kabupaten-
                                                 Aceh Barat.
                                                  Selama 3 tahun Saya duduk di Sekolah tersebut Alhamdulillah saya lulus dengan-
                                                 membawa Ijajah pada Tahun 2005 Setelah bencana besaran yang terjadi di Bumi-
                                                Aceh.
                                               Setelah itu saya melanjutkan Pendidikan di SMK Negeri 2 Melaboh Aceh Barat-
                                                yaitu di Kota pusat Tsunami. 
                                                pada tahun 2008 Saya Alhamdulillah saya Lulus dengan  baik namu saya merasa-
                                               kecewa karna Saya tidak bisa melanjutkan pendidikan Kejenjang tinggi untuk 
                                               mencapai cita-cita dikarnakan keadaan hidup Saya yang serba kurang tidak 
                                               memungkinkan.
                                               Namun pada Tahun 2009 Alhamdulillah Saya Kembali pada Posisi Pendidikan.
                                              Saya sebagai Mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe. Disanalah Saya dapat       
                                              Mengebangkan Ilmu Saya. pada bidang Saya jurusan Teknik Mesin.
                                                                                                  
     Kontak Saya           : Mobile ; 085277801778
                                             E mail ; email_idrus@yahoo.co.id
                                                             idrus_mepnl@yahoo.co.id
                                                             idrus54@gmail.com
                                              Web   : http://idrusme.blogspot.com/

    Minggu, 13 Juni 2010

    soal midtem

    MiDTEM
    Tanggal           
    Semester                     : II
    Mata Kuliyah                : Teknologi Bahan I

    Soal
    1. Ilmu Bahan mencakup komposisi, struktur, sitesa dan proses; jelaskan keterkaitan ke -4 hal tersebut dalam proses pembuatan baja lembara untuk pembuata body mobil. ? 
    2. Sebutkan pengelompokan bahan teknik ? 
    3. Berdasarkan struktur atomnya, bahan dapat di kelompokan menjadi bahan kristal dan bahan amophos; jelaskan perbedaan aantara keduanya ? Gambarkan susunan atomnya ? 
    4. Logam besi (Fe) mempunyai struktur atom BCC, sementara logam non besi Aluminium (Al) mempunyai Strutur atom FCC; Jelaskan maksudnya ? 
    5. Struktur atom penyusun logam selalu mengalami cacat yang di kenal dengan cacat kristal; sebutkan 3 jenis cacat yang dikenal secara luas ? Bagai mana efeknya terhadap prilaku bahan ( menguntungkan atau merugikan ) jelaskan? 
    6. Apa perbedaan antara proses pembuatan logam besi (Iron Making ) dan pembuatan baja ( Steel Making ) ?

    Selasa, 08 Juni 2010

    my freinds

    Mechanical Engineering
                                                                                                  







    Minggu, 06 Juni 2010


    Sabtu, 05 Juni 2010

    Gambar Teknik




    TEORI KULIAH
    GAMBAR TEKNIK



    Kembali ke halaman utama



    CATIA adalah sebuah pengisian  tiga dimensi yang digunakan oleh kebanyakan syarikat-syarikat besar seperti Daimler Chrysler, Marquardt dan sebagainya untuk mereka cipta produk keluaran mereka. Catia telah mempunyai beberapa revolusi dari versi pertamanya sehingga ke versi terkini, versi 5 atau lebih dikenali sebagai Catia V5.
    Perisian ini adalah rekaan Dassault System yang mengeluarkan juga beberapa perisian dua dimensi dan tiga dimensi yang lain. Antara yang paling popular adalah perisian Solid Works


    Sejarah

    Pada tahun 1974 Lockheed telah memperkenalkan perisian pertamanya bertajuk CADAM (Computer-Augmented Drafting and Manufacturing), sistem yang memproses CAD/CAM dalam bentuk dua dimensi. Kemudian pada tahun 1975, Avions Marcel Dassault (AMD) telah menjadi pelanggan pertama kepada CADAM. Pada tahun 1976, IBM telah menjual, memperdagangkan dan membantu CADAM. AMD telah membangunkan perisian CAD/CAM di dalam tiga dimensi yang telah dikenali sebagai CATIA (Computer-Aided Three-Dimensional Interactive Application) pada tahun 1977. Pembangunan Catia tidak berhenti di tahap itu sahaja, pada tahun 1981, kerjasama antarabangsa telah diwujudkan dengan IBM selaku pihak yang akan memasarkan, mengiklankan dan menguruskan produk tersebut. Pada tahun ini juga, Catia telah di gunakan untuk perusahaan automobil seperti BMW, Mercedes dan Honda.
    Pada tahun 1982, buat pertama kalinya Catia melancarkan versi pertamanya yang merupakan tambahan kepada reka kreatif 3D, model permukaan dan pengaturcaraan NC. Dua tahun kemudian, Catia telah melancarkan versi kedua yang telah menggabungkan fungsi 2D dan 3D. Catia telah menjadi perisian utama di dalam perekaan aeronotik. Pada tahun 1986, Catia telah berjaya menambat Boeing untuk menggunakan perisian mereka. Empat tahun selepas versi kedua dilancarkan, Catia telah melancarkan versi ketiganya pada tahun 1988, dimana versi ini telah dilengkapi dengan fungsi AEC yang boleh digunakan diatas pelantar Linux atau Mainframe. Pada tahun yang sama, Catia telah berjaya menambat pasaran rekaan automobil antarabangsa.
    Pada tahun 1992, CADAM telah dibeli daripada IBM dan telah sehubungan itu, Dassault Systèmes of America Corp telah diwujudkan. 1993 Catia-Cadam versi keempat telah diperkenalkan. Dassault Systèmes Kabushiki Kaisha (DS K.K.) di Tokyo, Jepun telah dibina pada tahun 1994. Seterusnya rentetan pembangunan Catia telah berkembang dan pada tahun 1998 Catia versi 5 telah dilancarkan dan versi ini boleh digunakan untuk pelantar UNIX dan Windows NT.


    Penggunaan

    Catia versi 5 atau pun Catia V5 adalah versi terkini yang terdapat di pasaran, walaupun banyak versi kecil di bawah Catia V5 ini, namun buat masa ini masih belum wujud versi keenam dan seterusnya. Catia V5 ini adalah perisian 3Dimensi atau 2Dimensi yang sangat berguna untuk pembangunan atau rekaan model-model baru yang akan di pasarkan. Bermula dari rekaan 3D sehinggalah simulasi pergerakan rekaan tersebut. Semuanya boleh di buat menggunakan perisian Catia V5 ini. Terdapat pelbagai fungsi yang boleh digunakan seperti pengiraan kekuatan produk menggunakan pelbagai jenis bahan dan sebagainya.
    Sehingga hari ini, terdapat ramai syarikat-syarikat besar yang beralih menggunakan Catia untuk tujuan rekaan produk-produk mereka. Ini adalah kerana kemudahan untuk mengendalikan perisian ini disamping dilengkapi dengan PLM yang merupakan perisian lain yang akan membolehkan semua rekaan di simpan di dalam sistem syarikat dan model boleh dikendalikan dan diubahsuai dalam masa yang sama oleh beberapa orang jurutera atau jurureka.


    Rabu, 02 Juni 2010

    MATERIAL SCIENCE-MK-tm

    MiDTEM


    Tanggal           
    Semester                     : II
    Mata Kuliyah                : Teknologi Bahan I

    1. Ilmu Bahan mencakup komposisi, struktur, sitesa dan proses; jelaskan keterkaitan ke -4 hal tersebut dalam proses pembuatan baja lembara untuk pembuata body mobil. ? 
    2. Sebutkan pengelompokan bahan teknik ? 
    3. Berdasarkan struktur atomnya, bahan dapat di kelompokan menjadi bahan kristal dan bahan amophos; jelaskan perbedaan aantara keduanya ? Gambarkan susunan atomnya ? 
    4. Logam besi (Fe) mempunyai struktur atom BCC, sementara logam non besi Aluminium (Al) mempunyai Strutur atom FCC; Jelaskan maksudnya ? 
    5. Struktur atom penyusun logam selalu mengalami cacat yang di kenal dengan cacat kristal; sebutkan 3 jenis cacat yang dikenal secara luas ? Bagai mana efeknya terhadap prilaku bahan ( menguntungkan atau merugikan ) jelaskan? 
    6. Apa perbedaan antara proses pembuatan logam besi (Iron Making ) dan pembuatan baja ( Steel Making ) ?
                                                                                                                                                                       


    The Science and Engineering of Materials, 4th ed
    Donald R. Askeland – Pradeep P. Phulé
    Chapter 1



    Pendahuluan tentang Materials Science and Engineering

    Tujuan pembelajaran
    o     Pengenalan area dari materials science and engineering (MSE)
    o     Memberikan pendahuluan tentang klasifikasi material

    Apakah Materials Science and Engineering?
    Material science & engineering mencakup :

    o     Komposisi : Komponen kimia penyusun/pembuat suatu material.
    o     Structure : menjelaskan ttg penyusunan atom atau ion dalam suatu material.
    o     Sintesa (Synthesis) adalah  proses pembuatan suatu material baik secara alamiah atau reaksi kimia.
    o     Processing : beberapa cara untuk membentuk suatu material menjadi suatu komponen yang bermanfaat atau merubah sifat2 nya.















     










    Pengelompokan Materials


    • Logam & Paduan (Metals and Alloys)
    • Keramik (Ceramics), Glas (Glasses), 
    • Polymers (plastics) : Thermoplastics and Thermosets 
    • Semikonductors
    • Composite Materials












    Followers

    Mechanical Enginering. Diberdayakan oleh Blogger.